MY-COMPANY
Foto merupakan suatu media bagi kita untuk dapat mengingat kembali dan membagi momen yang pernah kita alami kepada orang lain. Melalui foto kita bercerita mengenai sejarah dan momen penting dimasa lalu yang dapat dibagi kepada generasi penerus kita. Melalui foto kita dapat mengekspresikan diri dalam berbagai suasana dari setiap sudut pandang dan dapat menyampaikan pesan yang tidak bisa terucapkan.

Dokumentasi baik foto maupun video merupakan mahakarya dari hasil kreatifitas dan prestasi terakreditasi disuatu organisasi. melalui foto, anda dapat mempromosikan kinerja organisasi secara positif kepada publik dan menceritakan prestasi yang telah dicapai serta membangun citra positif para pejabat didalamnya.

Dengan adanya dokumentasi baik foto maupun video maka terciptalah suatu pengarsipan perjalanan sejarah organisasi yang terstruktur dengan lengkap, rapi dan bermanfaat serta terintegrasi antar pemangku kepentingan secara efektif dan efisien.

Tiga Zaman Potret 5 Presiden

Otodidak dan telaten, sifat yang melekat pada diri Jimmy Iskandar, pewaris tahta Tarzan Photo yang berdiri sejak 1948. Bermodalkan 13 jutaan, Jimmy Iskandar mendongkrak Tarzan Photo menjadi primadona. Ketenarannya melambung saat mempelopori foto bermedia kanvas. Melewati tiga zaman, foto hitam putih, foto berwarna, hingga era digital. Tarzan Photo pun sukses mencatat sejarah memotret 5 Presiden Republik Indonesia & Pejabat Tinggi Negara lainnya.

Darah sang ayah, Tjhang Khioe Sian rupanya mengalir deras pada diri Jimmy Iskandar.  Sejak usia dini, Jimmy Iskandar sudah mengagumi pekerjaan sang ayah sebagai juru foto dokumentasi surat-surat resmi dan pas foto dengan menggunakan alat sederhana manual. Di usianya yang baru menginjak 18 tahun, Jimmy Iskandar sudah mulai akrab dengan tombol-tombol kamera. Baginya, tahun 1980an seperti menjadi babak baru bagi kehidupannya. Ia dituntut untuk mandiri. Ditahun itu, atas restu orang tua ia pun membuka usaha fotografinya dan hanya membutuhkan waktu 5 tahun untuk menjadikannya tenar.

Berkat foto kanvas yang dipeloporinya, perlahan usaha yang dibidiknya mulai melejit, bahkan hingga ranah Istana Negara. tak aneh jika kemudian orderanpun deras mengalir. Fotografer yang telah melewati tiga zan ini terusa “berdansa” dengan pesanan kelas atas. dalam catatan karirnya, setidaknya ia telah sukses memotret 5 Presiden Republik Indonesia Berturut-turut beserta Pejabat Tinggi Negara lainnya. Selain itu pemotretan di event akbar Internasional seperti KTT Non Blok Ke 10 (1992)  dan 50th Golden Anniversary Konferensi Asia Afrika (2005) adalah sederetan data yang menceritakan kegemilangannya selama berkarir di dunia fotografi.